Postingan

ISB 14

 isolasi  dan  pemurnian  yang  dipandu  bioassay  dari  senyawa  individu  aktif  dari  G.  pentaphyllum.  1,1-Diphenyl-2-picrylhydrazyl  (DPPH),  2,20  -azinobis(3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic  acid)  (ABTS)  dan  ferric  ion  reducing  antioxidant  power  (FRAP)  diaplikasikan  untuk  kapasitas  antioksidan.  Garis  sel  hati  normal,  LO2,  diterapkan  untuk  evaluasi  sitotoksisitas  ekstrak  kasar  dan  senyawa,  dan  efek antikanker  terhadap  dua garis  sel  tumor  manusia,  kanker  payudara  kelenjar  susu,  MCF-7,  dan  karsinoma  paru  non-sel  kecil  manusia,  A549,  dianalisis https://youtu.be/2nEsokS6u0A

ISB 12

 Penelitian  sebelumnya  telah  melaporkan  toksisitas  subakut  ekstrak  etil  asetat  G.  cowa  pada  mencit.  Ekstrak  tersebut  tidak menimbulkan  toksisitas  atau  menyebabkan  kematian  selama  penelitian  21  hari  (Wahyuni  et  al.,  2017).  Untuk  analisis  keamanan,  dalam  penelitian  ini,  potensi  antidiabetes  GCEA  dievaluasi  menggunakan  uji  penghambatan  ÿ-glukosidase,  pengambilan  glukosa,  dan  konsumsi  glukosa, https://youtu.be/lRjOp1La3D0

Kimed 15

 Tujuan farmakologi klinis adalah untuk memahami bagaimana mengoptimalkan penggunaan obat untuk meminimalkan efek samping terapeutik dan meningkatkan efektivitas terapeutik. Keduanya dapat dicapai  dengan memahami farmakokinetik (PK) dan farmakodinamik (PD) dalam populasi yang beragam di mana  penggunaan obat dimaksudkan. Konsentrasi obat yang beredar dipengaruhi oleh kombinasi faktor dan  menentukan hasil yang dihasilkan [1]. Hubungan antara dosis dan efek lebih bervariasi daripada  hubungan antara konsentrasi dan efek. Oleh karena itu, fokus untuk memahami dan mencapai  konsentrasi obat terapeutik harus memanfaatkan pengetahuan kita tentang perbedaan jenis kelamin  pada obat PK/PD. https://youtu.be/C0AqWiANx6U

Kimed 13

 Dalam upaya mengatasi masalah kelarutan pada imidiazopyridazines anti malaria, diperkenalkan kelompok pelarut air polar dann gangguan planaritas molekuler unutk mencegah efek penekan kelarutan dari pemumpukan https://youtu.be/Vi-kwGLx_HI

KIMED 9

 Kemoterapi menjadi pilihan pengobatan terdepan bagi banyak pasien yang menderita hematologis, danurobicin bisa a digunakan salam pengobatan berbagai jenis kanker termasuk leukimia, calestrol dan pro obat EGCG menunjukkan aktifitas nya terhadap sel leukimia https://youtu.be/NJqVJtJ48j0

Kimed 11

 Glikolisis adalah jalur pemecahan glukosa menjadi piruvat dalam keadaan aerob atau asam laktat dalam keadaan anaerob Link yt :  https://youtu.be/rPGI504CP6k

Isolasi Senyawa Bioaktif 10

Link vidio :  https://youtu.be/CJzb4nrCEA0   Fraksinasi ektrak dan beberapa pemurnian dilakukan dengan menggunakan sistem kromatografi flash biotek, dalm kromatografi ini, gas terkompresi digunakan hingga memberi tekanan pada reservoir pelarut untuk mempercepat laju aliran fase gerak sehingga pemisahan dicapai dalam waktu lebih singkat

ISB 7

 Rekristalisasi merupakan metode pemurnian garam dengan cara melarutkan garam dengan air panas kemudian diuapkan kembali, akan tetapi sebelum diuapkan kembali dilakukan penambahan bahan pengikat pengotor sehingga ion ion pengotor dapat dipisahkan dari garam https://youtu.be/RfoEbFs8oCQ

Kimed 6

 Senyawa cubebin merupakan bahan alam yang mempunyai potensi yang sangat baik sebgai anti kanker, mka perlu dilakukan modifikasi lanjutan senyawa cubebin mengganti gugus oh dengan guus alkoksi pada posisi C-9 https://youtu.be/claUoSYewfg

ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF 5

 Proses ekstraksi dengan pelarut organik menghasilkan ekstrak kasar (crude extract) sehingga dalam beberapa penelusuran senyawa aktif perlu dilakukan purifikasi untuk menghilangkan komponen yang dianggap sebagai pengganggu seperti lemak, klorofil, dll. Proses purifikasi adalah metode untuk mendapatkan komponen bahan alam murni bebas dari komponen kimia lain yang tidak dibutuhkan. Untuk tingkatan kemurnian (purity) suatu struktur senyawa tertentu, kemurnian bahan harus 95-100%. Penggunaan ekstrak terpurifikasi adalah alternatif untuk meminimalkan massa suatu ekstrak dalam tujuan praktis pembuatan sediaan secara farmasetis karena beberapa komponen yang terkandung dapat direduksi dengan proses tersebut Berikut link yt https://youtu.be/lcmWOfmIOu4

Kimia Medisinal 4

 Kelarutan adalah dimana sifat zat padat cair atau gas dapat melarut pada pelarutnya dan membentuk larutan yang homogen. Obat dapat dikatakan memiliki kelarutan yang tinggi  apabila dapat larut pada 250 Ml media air dan oh 1 - 6,8. Obat yang memiliki kelarutan rendah masuk ke dalam BCS kelas II dan  I https://youtu.be/KeGUqknqunY

ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF

  Ekstraksi adalah suatu cara untuk memisahkan campuran beberapa zat menjadi komponen-komponen yang terpisah. Ada 2 syarat agar pelarut dapat digunakan di dalam proses ekstraksi, yaitu pelarut tersebut harus merupakan pelarut terbaik untuk bahan yang akan diekstraksi dan pelarut tersebut harus dapat terpisah dengan cepat setelah pengocokan https://youtu.be/dLOYkgei4NU

Kimia medisinal 2

 Link youtube materi pertemuan ke2 "Metabolisme obat didalam tubuh" Metabolisme paracetamol didalam tubuh, paracetamol dimetabolisme oleh hati dan diekskresikan melalui urin. Metabolisme paracetamol sebagian besar melalui 2 jalur, yaitu jalur glukorodinasi dan jalur sulfasi https://youtu.be/3mxwl3hnHF0